Pelaksanaan Posyandu Balita dan Lansia di Desa Sriwidadi
Sriwidadi, Selasa, 15 April 2025 |
Desa Sriwidadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dilaksanakan secara terintegrasi. Pada Selasa, 15 April 2025, Balai Desa Sriwidadi menjadi pusat kegiatan Posyandu Balita, Lansia, dan Penyakit Tidak Menular (PTM). Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang telah terencana dengan baik oleh Puskesmas Mantangai, bekerja sama erat dengan Kader Posyandu Rengganis, sebagai wujud pelayanan kesehatan dasar yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat di desa.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Kepala Desa Sriwidadi Septy Hajariyah, S.Kep, tokoh masyarakat, kader Posyandu, serta Tim Kesehatan dari Puskesmas Mantangai. Kehadiran Pj. Kepala Desa menjadi bentuk dukungan penuh dari pemerintah desa terhadap pelaksanaan program kesehatan yang menyentuh langsung kehidupan warganya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan sarana penting dalam membina generasi sehat dan lansia yang tetap produktif.
Tim Kesehatan Puskesmas Mantangai yang dipimpin oleh tenaga medis dan paramedis memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis, menyapa satu per satu warga yang hadir dengan penuh kepedulian. Kegiatan berlangsung sejak pagi dan diikuti antusias oleh warga, khususnya para ibu yang membawa anak balita serta para lansia.
Bagi kelompok usia balita dan baduta (bawah dua tahun), kegiatan Posyandu memberikan layanan pemantauan tumbuh kembang yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, dan pencatatan data perkembangan anak. Kegiatan ini sangat penting untuk mendeteksi dini masalah gizi, keterlambatan perkembangan, dan indikasi stunting.

Tak hanya pemeriksaan, anak-anak usia balita dan baduta juga mendapatkan Bahan PMT untuk tambahan asupan gizi berupa Telur, Buah-buahan dan Sayuran yang disiapkan oleh Kader Posyandu. Dari Tim Kesehatan pun memberikan edukasi singkat kepada ibu-ibu tentang pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang dan pola asuh yang mendukung pertumbuhan optimal anak.
Sementara itu, bagi kelompok lanjut usia (lansia), kegiatan Posyandu kali ini juga dirangkaikan dengan skrining kesehatan terkait penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi,. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, cek Kolesterol maupun pemeriksaan Asam Urat serta konsultasi kesehatan.
Salah satu hal penting yang dilakukan pada kesempatan ini adalah pengambilan sampel Speciment dahak dari sejumlah lansia, terutama yang memiliki keluhan batuk berkepanjangan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini penyakit tuberkulosis (TBC) yang sering menyerang kelompok usia lanjut. Tim medis menjelaskan prosedur pengambilan sampel dilakukan dengan aman dan higienis, serta hasil pemeriksaan akan dikomunikasikan kepada warga melalui kunjungan rumah atau Posyandu bulan berikutnya.
Kader-kader Posyandu Rengganis yang telah dilatih secara berkelanjutan memainkan peran kunci dalam kelancaran kegiatan ini. Mereka melakukan pencatatan data, pengelolaan antrian peserta, serta pendampingan saat pemeriksaan berlangsung. Selain itu, kader juga menjadi ujung tombak edukasi masyarakat, baik dalam hal perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pentingnya imunisasi lengkap, maupun penerapan gaya hidup sehat pada lansia.
Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia seperti yang dilaksanakan di Desa Sriwidadi ini memiliki dampak besar dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan primer di tingkat desa. Selain mempertemukan masyarakat dengan tenaga kesehatan secara langsung, kegiatan ini juga menjadi wahana membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini hingga usia lanjut.
Pj. Kepala Desa Sriwidadi dalam penutupan kegiatan menyampaikan harapannya agar program ini terus berkelanjutan dan ditingkatkan kualitas pelayanannya. Ia juga berharap pemerintah daerah melalui Puskesmas maupun Dinas Kesehatan dapat terus memperluas dukungan logistik dan pelatihan bagi kader Posyandu, sehingga pelayanan kesehatan di desa semakin profesional dan menjangkau semua golongan usia.
Dengan pelaksanaan kegiatan Posyandu Balita, Lansia, dan PTM ini, Desa Sriwidadi telah menunjukkan langkah konkret dalam mendukung Program Indonesia Sehat berbasis keluarga. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, sinergi lintas sektor, dan layanan yang menyentuh kebutuhan dasar warga menjadi modal kuat untuk mewujudkan desa yang sehat, mandiri, dan berkualitas hidup tinggi.
Anang
30 Januari 2025 19:28:34
Lanjutkan mas... Semoga website desa pian semakin maju...