Pemerintah Desa Dabulon Terima Bantuan Buku dari Perpustakaan Nasional RI
Photo dokumentasi Pemerintah Desa Dabulon saat penyerahan bantuan buku dari perpusnas RI
Meta Deskripsi: Pemerintah Desa Dabulon menerima bantuan 1.000 buku dan satu set rak dari Perpusnas RI untuk memperkuat literasi desa perbatasan melalui Perpustakaan Dabulon Cerdas.
DABULON, Kamis 3 Juli 2025; Dalam upaya memperkuat budaya baca di wilayah perbatasan, Pemerintah Desa Dabulon, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, menerima bantuan sebanyak 1.000 buku dan 1 set rak buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Rabu (2/7/2025). Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Bantuan Bahan Bacaan Bermutu Tahun Anggaran 2025 yang tertuang dalam DIPA Perpusnas Nomor: 057.01.1.531535/2025.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor Desa Dabulon oleh Dra. Nani Suryani, M.Si, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IX Perpusnas RI atau yang mewakili, dan diterima langsung oleh Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, disaksikan oleh perangkat desa, kader literasi, serta para pengelola Perpustakaan Dabulon Cerdas.
Bantuan tersebut mencakup buku-buku dari berbagai kategori seperti literasi anak, pertanian, kewirausahaan desa, pendidikan karakter, hingga kesehatan masyarakat. Satu set rak buku turut disediakan untuk mendukung pengelolaan koleksi secara tertata.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebagai lembaga negara non-kementerian memiliki mandat untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber informasi dan pengetahuan. Sejak 2021, Perpusnas secara bertahap menggulirkan Program Bantuan Bahan Bacaan Bermutu (BBB) yang menyasar desa-desa, taman bacaan masyarakat, dan perpustakaan kelurahan.
Program ini merupakan bentuk komitmen negara dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang pendidikan berkualitas (SDG 4). Perpusnas berperan aktif dalam memperkuat sistem layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial, menjangkau wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta mendorong keterlibatan komunitas lokal dalam pengelolaan bahan bacaan.
Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, dalam wawancara yang dilakukan kontributor Sriwidadi melalui aplikasi WhatsApp, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah pusat melalui Perpusnas.
“Kami sangat bersyukur Desa Dabulon bisa menjadi penerima program ini. Buku-buku yang diterima sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat desa kami, terutama di bidang pertanian, usaha kecil, dan pendidikan anak,” ujarnya.
Anuar menambahkan, ke depan pihaknya akan memaksimalkan Perpustakaan Dabulon Cerdas sebagai ruang edukatif terbuka bagi seluruh warga.
“Kami akan menjadwalkan layanan perpustakaan rutin, menyusun program ‘Minggu Literasi’, dan mengundang relawan dari kalangan pelajar untuk terlibat. Pemerintah desa juga akan mendukung pengelolaan ini melalui APBDes,” jelasnya.
Ia juga berharap agar kegiatan ini tidak hanya berhenti di serah terima bantuan, melainkan menjadi awal dari gerakan literasi desa yang berkelanjutan dan berdaya guna bagi masyarakat.
Dengan hadirnya bantuan buku dan fasilitas rak dari Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Dabulon Cerdas kini memiliki sumber daya yang lebih kuat untuk mendorong transformasi pengetahuan di tengah masyarakat desa perbatasan. Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam menjadikan literasi sebagai pondasi pembangunan Desa Dabulon yang cerdas, mandiri, dan melek informasi.
Slamet riyadi
22 Agustus 2026 21:18:02
Trims sarannya mas anang, moga sriwidadi bisa mengembangkan perpus digital...